Selasa, 13 Oktober 2015

Tugas Pengantar Telematika: Jurnal Kasus "KEKURANGAN DAN KELEBIHAN CLIENT-SERVER"

KEKURANGAN DAN KELEBIHAN CLIENT-SERVER 
(Tugas Pengantar Telematika: Jurnal Kasus)

Alexander Anindya Krisnawan

10112594

4KA11

KEKURANGAN DAN KELEBIHAN CLIENT-SERVER

1          Abstrak

Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.
Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen klien dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.
Sebuah contoh dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Skrip PHP atau ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information Services), sementara skrip yang berjalan di pihak klien akan dijalankan oleh web browser pada komputer klien. Klien-server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database, dengan metode klien-server database dapat diinstal pada suatu komputer sebagai server dan aplikasinya diinstal pada client.

2          Pendahuluan

Hal-hal yang melatar belakangi sistem jaringan pada Client-Server adalah karena pada saat ini perkembangan teknologi informasi sangatlah pesat hingga kita yang menggikuti teknologi, seperti contoh Client-Server merupakan suatu cara untuk terkoneksi dalam jaringan baik LAN, MAN, WAN. Seperti contohnya LINE, BBM, dan sebagainya yang merupakan salah satu contoh Client-Server.
Tujuan diadakanya penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Cilent – Server serta mengetahui kelebihan dan keurangannya. Berdasarkan latar belakang dan tujuan dari penelitian ini maka rumusan masalah adalah berupa pengertian Client Server serta penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan Client-Server.

3          Bahan dan Metode

Subyek penelitian adalah semua artikel mengenai kekurangan dan kelebihan sistem jaringan Client-Server. Untuk keperluan penelitian tidak semua subyek peneltian ditulis dalam bab bab jurnal melainkan digabungkan dengan subbab yang mendekati topik tersebut. Sumber data penelitian ini adalah penulisan eletronik yang terdapat di internet seperti blog dan jurnal. Sumber data lain adalah topik-topik pembahasan telematika yang terdapat pada artikel majalah elektronik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari data sesuai topik yang bersangkutan pada website-website di internet. Alat yang digunakan adalah personal computer dan koneksi internet. Data yang telah masuk dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan statistik sederhana yaitu prosentase dan deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan verifikasi/ penarikan simpulan. Setelah data dikumpulkan lalu dipilih yang benar-benar memiliki hubungan dengan pokok masalah selanjutnya diambil kesimpulan.

4          Hasil

Pengertian Komputer Server dan Client dalam suatu jaringan adalah server merupakan komputer yang menyediakan fasilitas untuk komputer-komputer lain di dalam suatu jaringan yang memungkinkan dapat terhubung antara client satu dan client yang lainya, sedangkan client adalah komputer-komputer pengguna maupun menerima fasilitas yang telah disediakan oleh komputer server dalam suatu jaringan.
Server dalam suatu jaringan tipe client-server disebut juga dengan Dedicated Server, hal ini dikarenakan murni berperan sebagai server yang mana telah menyediakan fasilitas terhadap workstation dan server tidak dapat menjadi workstation.
Kelebihan / Keunggulan dari sistem jaringan ini adalah:
·         Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.
·         Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
·         Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
·         Lebih mudah pengaturannya bila networknya besar karena administrasinya disentralkan.
·         Semua data dapat dibackup pada satu lokasi sentral.
Kelemahan dalam jaringan Server – Client adalah sebagai berikut:
·         Biaya operasional relatif lebih mahal.
·         Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
·         Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
·         Membutuhkan software NOS yang mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX.
·         Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server.
·         Membutuhkan administrator yang professional.
·         Mempunyai satu titik lemah jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.

5          Pembahasan

Berdasarkan Tipenya, kelebihan dan Kekurangan pada Client-Server dapat dispesifikasikan menjadi lebih rinci. Tipe-tipe Client-Server tersebut adalah Standone(one-tier), Client/Server (two tier), Three Tier, Multi Tier. Pembahasan kelebihan dan kekurangan dari tiap tipe Client-Server adalah sebagai berikut:
1.      Standalone (one-tier)
Pemrosesan data dilakukan pada mainframe.
Keuntungan
·         Sangat mudah
·         Cepat dalam merancang dan mengaplikasikan
Kelemahan
·         Skala kecil
·         Susah diamankan
·         Menyebabkan perubahan terhadap salah satu komponen diatas tidak mungkin dilakukan, karena akan mengubah semua bagian.
·         Tidak memungkinkan adanya re-usable component dan code.
·         Cepat dalam merancang dan mengaplikasikan

2.      Client/Server (two tier)
Pemrosesan data pada sebuah aplikasi terjadi pada client dan server.
Kelebihan
·         Mudah
·         Menangani Database Server secara khusus
·         Relatif lebih sederhana untuk di develop dan diimplementasikan.
·         Lebih cocok diterapkan untuk bisnis kecil.
Kekurangan
·         Kurangnya skalabilitas
·         Koneksi database dijaga
·         Tidak ada keterbaharuan kode
·         Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi skala kecil.
·         Susah di amankan.
·         Lebih mahal.

3.      Three Tier
Arsitektur ini pengembangan arsitektur Client Server. Arsitektur Three Tier ini terdapat Application Server yang berdiri di antara Client dan Database Server. Contoh dari Application server adalah IIS, WebSphere, dan sebagainya.
Kelebihan
·         Segala sesuatu mengenai database terinstalasikan pada sisi server, begitu pula dengan pengkonfigurasiannya. Hal ini membuat harga yang harus dibayar lebih kecil.
·         Apabila terjadi kesalahan pada salah satu lapisan tidak akan menyebabkan lapisan lain ikut salah
·         Perubahan pada salah satu lapisan tidak perlu menginstalasi ulang pada lapisan yang lainnya dalam hal ini sisi server ataupun sisi client.
·         Skala besar.
·         Keamanan dibelakang firewall.
·         Transfer informasi antara web server dan server database optimal.
·         Komunikasi antara system-sistem tidak harus didasarkan pada standart internet, tetapi dapat menggunakan protocol komunikasi yang lebvih cepat dan berada pada tingkat yang lebih rendah.
·         Penggunaan middleware mendukung efisiensi query database dalam SQL di pakai untuk menangani pengambilan informasi dari database.
Kekurangan
·         Lebih susah untuk merancang
·         Lebih susah untuk mengatur
·         Lebih mahal

4.      Multi Tier
Arsitektur Multi Tier mirip dengan Three Tier. Kelebihan arsitektur ini dilengkapi UI (User Interface) dan Data Processing. Khususnya dengan adanya Business Logic Server.
Kelebihan
·         Dengan menggunakan aplikasi multi-tier database, maka logika aplikasi dapat dipusatkan pada middle-tier, sehingga memudahkan untuk melakukan control terhadap client-client yang mengakses middle server dengan mengatur seting pada dcomcnfg.
·         Dengan menggunakan aplikasi multi-tier, maka database driver seperti BDE/ODBC untuk mengakses database hanya perlu diinstal sekali pada middle server, tidak perlu pada masing-masing client.
·         Pada aplikasi multi-tier, logika bisnis pada middle-tier dapat digunakan lagi untuk mengembangkan aplikasi client lain,sehingga mengurangi besarnya program untuk mengembangkan aplikasi lain. Selain itu meringankan beban pada tiap-tiap mesin karena program terdistribusi pada beberapa mesin.
·         Memerlukan adaptasi yang sangat luas ruang lingkupnya apabila terjadi perubahan sistem yang besar.
Kekurangan
·         Program aplikasi tidak bisa mengquery langsung ke database server, tetapi harus memanggil prosedur-prosedur yang telah dibuat dan disimpan pada middle-tier.
·         Lebih mahal

6          Kesimpulan

Dari hasil pengumpulan materi-materi yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian,bahwa sesungguhnya System Client-Server merupakan suatu sistem yang berparadigma atau bermetode pada mengirim atau menyediakan data dari suatu sumber computer ke computer yang memintanya atau sebaliknya dengan cara yang efisien.
Client-Server terdiri dari 3 komponen pembentuk yaitu Client, Middleware, dan Server yang merupakan pondasi agar system tersebut berjalan dengan baik. Kelebihan dan kekurangan dalam suatu sistem juga merupakan hal yang mutlak, seperti contoh: semakin baik dan aman suatu sistem Client-Server maka akan mahal pula perancangan dan pemeliharaan sistem Client-Server tersebut.

7          Daftar Pustaka



Tidak ada komentar:

Posting Komentar